Senin, 22 Mei 2023

Wirausaha

    Wirausaha adalah orang yang mengupayakan berbagai hal kreatif dan inovatif dengan cara pengembangan ide dan memanfaatkan setiap sumber daya yang ada, guna mendapatkan peluang untuk memperbaiki hidup. Wirausaha memberikan banyak manfaat seperti membuka lowongan pekerjaan, memberi contoh ketekunan, kerja keras dan pribadi unggul serta mendidik pribadi menjadi mandiri, tekun, disiplin dan jujur dalam bekerja. Menurut Suryana (2010) dalam Hakim (2010, hlm. 3) kewirausahaan pada hakekatnya adalah sifat, ciri dan watak seseorang yang memiliki kemauan dalam mewujudkan gagasan inovasi ke dalam dunia nyata secara kreatif.

        Di Indonesia sendiri, sektor kewirausahaan adalah banyak digeluti oleh para pelaku usaha kecil alias UMKM. Wirausahawan juga membantu pemerintah mengurangi jumlah pengangguran. Seorang pedagang kaki lima pun bisa disebut sebagai pelaku wirausaha. Merujuk pada Kementerian Industri, Indonesia membutuhkan sedikitnya 4 juta wirausaha baru untuk turut mendorong penguatan struktur ekonomi. Sebab, saat ini rasio wirausaha di dalam negeri masih sekitar 3,1 persen dari total populasi penduduk. Meskipun rasio arti kewirausahaan di Indonesia sudah melampaui standar internasional, yakni sebesar 2 persen, Indonesa perlu menggenjot lagi untuk mengejar capaian negara tetangga. Misalnya, Singapura saat ini sudah mencapai angka 7 persen, sedangkan Malaysia berada di level 5 persen. Apabila dihitung dengan populasi penduduk Indonesia sekitar 260 juta jiwa, jumlah wirausaha nasional mencapai 8,06 juta jiwa.

    Pada Blog ini penulis akan memaparkan materi-materi yang dapat membantu pembaca untuk dapat belajar bagaimana berwirausaha dengan baik dan benar. 

Adapun pada blog ini tercantum 5 pokok materi sebagai berikut:

1. Pengertian Wirausaha

2. Manfaat Wirausaha

3. Tujuan Wirausaha

4. Ciri-ciri Wirausaha

5. Faktor-faktor pengaruh wirausaha

Senin, 15 Mei 2023

FAKTOR-FAKTOR PENGARUH WIRAUSAHA

 

Menurut Johanes dalam Walgito (1999, hlm. 35) minat dapat digolongkan menjadi dua yaitu antaralain minat intrinsik dan ekstrinsik. Minat intrinsik merupakan minat yang timbul dari dalam diri seseorang tanpa adanya pengaruh dari luar, minat intrinsik dapat timbul karena adanya pengaruh dan sikap, persepsi, prestasi belajar, bakat, motovasi, jenis kelamin dan harapan berkerja. Sedangkat minat ekstrinsik merupakan minat yang timbul pada diri sendiri seorang karena adanya pengaruh dari luar seseorang tersebut, minat ekstrinsik timbul karenadanya pengaruh dari latar belakang status sosial ekonomi orang tua, minat orang tua, informasi, dll. Berikut faktor pendorong minat berwirausha menurut Bygrave dalam Buchari (2011, hlm. 11) antara lain:

a.       Faktor Personal, menyangkut aspek kepribadian:

1.      Adanya ketidakpuasan terhadap pekerjaan seseorang

2.      Adanya pemutusan hubungan kerja, tidak ada pekerjaan lain

3.      Komitmen atau minat tinggi pada bisnis

4.      Dorongan karena faktor usia

5.      Keberanian mananggung risiko

b.      Faktor Environment, menyangkut hubungan dengan lingkungan fisik:

1.      Adanya sumber-sumber yang bisa dimanfaatkan seperti modal, tabungan, warisan, bangunan, dan lokasi strategis

2.      Adanya persaingan dalam dunia kehidupan

3.      Kebijakan pemerintah, adanya kemudahan lokasi berusaha, fasilitas kredit dan bimbingan usaha

4.      Mengikuti latihan kursus bisnis atau incubator bisnis

c.       Faktor sosiological, menyangkut hubungan dengan keluarga dan sebagainya:

1.      Adanya hubungan-hubungan atau relasi bagi orang lain

2.      Adanya pengalaman bisnis sebelumnya

3.      Adanya bantuan keluarga dalam berbagai kemudahan

4.      Adanya dorongan dari orang tua untuk membuka usaha

5.      Adanya tim yang dapat diajak kerja sama dalam berusaha

CIRI-CIRI WIRAUSAHA



       Dalam menciptakan kemandirian berwirausaha maka seseorang harus mempunyai pengetahuan serta keterampilan baik yang diperoleh melalui jalur pendidikan formal maupun non formal, pelatihan dan berbagai kursus yang menunjang dalam keberhasilan uasaha yang dijalankan. Adapun sikap dan mental yang harus dimiliki seorang wirausaha, menurut Jamil (2017, hlm. 7) antara lain:

a.       Percaya diri

Seorang wirausaha harus memiliki rasa percaya diri. Dengan percaya diri seorang wirausaha dapat merealisasikan gagasannya serta memanfaatkan skill yang dimilikinya untuk manjadikan sebuah peluang mambuat usaha. Hal tersebut dapat terlaksana juka seorang wirausaha memiliki rasa kepercayaan diri yang tinggi.


b.      Berpikir positif

Berpikir positif merupakan kemampuan berpikir seseorang untuk menilai pengalaman-pengalaman dalam hidupnya. Dengan berpikir positif maka seseorang akan mendapatkan kebahagiaan dan ketentraman serta dapat berpikir optimis bahwa usaha yang akan dijalankan akan berhasil.


c.       Dapat bergaul

Dengan bergaul seseorang dapat menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan, keluarga, masyarakat, serta memiliki rasa toleransi terhadap orang lain, maka akan terciptanya relasi yang luas yang dapat memberikan keuntungan bagi usaha yang dijalankan.


d.      Dapat menjual

Sebagai seorang wirausaha harus mampu menjual dan memasarkan produk atau jasanya kepada masyarakat. Sebagai tenaga penjual harus mampu meyakinkan pembeli agar terdarik dengan apoa yang penjual tawarkan baik berupa jasa atau produk. Seorang penjual harus bisa menyesuaikan keadaan.

Rabu, 03 Mei 2023

MANFAAT BERWIRAUSAHA

 


       

a.       Memiliki kebebasan untuk mengaktualisasikan potensi diri yang dimiliki. Banyak wirausahawan yang berhasil mengelola usahanya, karena menjadikan keterampilan atau hobinya menjadi pekerjaan. Dengan begitu, dalam melaksanakan aktivitas pekerjaannya dengan sukacita tanpa terbebani. Berwirausaha memiliki kebebasan untuk menentukan nasib sendiri dengan menentukan dan mengontrol sendiri keuntungan yang ingin dicapai tanpa batas.

b.      Memiliki peluang untuk berperan bagi masyarakat. Dengan berwirausaha, kita memmiliki kesempatan untuk berperan bafu masyarakat. Wirausahwan menciptakan produk yang dibutuhkan oleh masyarakat. Pemberian pelayanan kepada seluruh masyarakat, terutama konsumen yang dilandasi dengan tanggung jawab sosial melalui penciptaan produk yang berkualitas akan berdampak pada adanya pengekuan dan kepercayaan pada masyarakat yang dilayani.

c.               Adanya manfaat bagi diri sendiri dan masyarakat dalam berwirausaha dapat menjadi motivasi tersendiri untuk memulai berwirausaha. Pada dasarnya perlu didasari bahwa sebagaian besar tindakan kita dipengaruhi oleh motivasi, bukan karena terpaksa. Kesuksesan atau ketidaksuksesan seseorang dalam karier sangat bergantung pada motivasinya untuk menjalankan kariernya. Memulai menanamkan dalam hati bahwa beriwrausaha akan memberikan manfaat lain bagi kita dan masyarakat.

Selasa, 02 Mei 2023

TUJUAN KEWIRAUSAHAAN


Berikut ini terdapat beberapa tujuan dalam wirausaha, yakni sebagai berikut:

1. Memberikan pemahaman pada masyarakat mengenai kewirausahaan

2. Melatih pendirian, tingkah laku dan motivasi serta keahlian dalam menjadi wirausahawan

3. Mengembangkan jumlah wirausaha yang mempunyai keunggulan baik

4. Bisa meningkatkan juga memakmurkan masyarakat


PENGERTIAN WIRAUSAHA

 


                

Wirakusumo (1997) dalam Hakim (2010, hlm. 3) menjelaskan kewirausahaan berasal dari terjemahan Entrepreneurship yang di artikan sebagai the blackbone of economy” adalah pusat perekonomian atau pengendali perekonomian suatu bangsa. Kewirausahaan merupakan suatu proses dalam mengerjakan sesuatu yang baru atau kreatif dan berbeda (inovatif) yang bermanfaat dalam memberikan nilai lebih. Dari segi etimologi wirausaha berasal dari kata wira dan usaha. Wira berati pejuang, pahlawan, teladan, manusia unggul, gagah berani, berbudi luhur, dan berwatak agung. Sedangkan usaha berati berbuat sesuatu.

Menurut Sudrajat (2012, hlm. 26) salah satu solusi yang ditempuh untuk mengatasi pengangguran di Indonesia adalah dengan menciptakan wirausaha, selain berpeluang dapat menghasilkan pendapatan yang besar, dengan berwirausaha juga mampu membantu pemerintah mengurangi jumlah pengangguran dengan menciptakan lapangan pekerjaan yang baru. Orang yang memiliki sikap mental wirausaha memiliki keyakinan yang kuat atau kekuatan yang ada pada dirinya.

Dapat disimpulkan bahwa setiap individu dapat menjadi wirausahawan asalkan mamiliki keinginan dan mempunyai kesempatan untuk belajar berwirausaha. Jadi kewiraushaan merupakan proses untuk menciptakan suatu keinginan yang baru dengan memanfaatkan peluang usaha yang ada untuk dijadikan lapangan pekerjaan bagi diri sendiri dan untuk orang lain.

Menurut Aprilyanti (2017, hlm 8) usia produktif ialah usia yang masih dalam masa produktif yang mempunyai tingkat produktifitas lebih tinggi dibandingkan dengan tenaga kerja yang sudah berusia tua sehingga fisik yang dimiliki menjadi lemah dan terbatas. Menurut Priyono dan Yasin (2016, hlm 48) usia dari tenaga kerja merupakan usia produktif bagi setiap individu, usia bagi tenaga kerja berada di antara 20 hingga 40 tahun, usia ini dianggap sangat produktif bagi tenaga kerja karena apabila usia dibawah 20 tahun rata-rata individu masih belum memiliki kematangan skill yangbeum cukup, selain itu juga masih dalam proses pendidikan. Sedangkan pada usia diatas 40 tahun mulai terjadi penurunan kemampuan fisik bagi individu.

Wirausaha

     Wirausaha   adalah   orang   yang   mengupayakan   berbagai   hal   kreatif   dan   inovatif dengan cara pengembangan ide dan memanfaat...